Siap !!! …………..

Minggu ini, acara dimulai dengan menengok puskesmas Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Untuk informasi, mungkin ada yang belum tahu lokasi wilayah ini, Kaliangkrik terletak di lereng Gunung Sumbing sebelah timur, dari kota Magelang ke arah barat. Berbatasan dengan Kecamatan Kajoran di sebelah selatan, Kecamatan Bandongan sebelah timur, Kabupaten Wonosobo sebelah barat, dan Kecamatan Windusari di sebelah utara. Terletak di lereng gunung membuat pemandangan sepanjang jalan lumayan bagus, terutama buat penggemar acara jalan-jalan. Sangat tidak disarankan untuk naik sepeda, menyenangkan waktu turun, ngos-ngosan waktu naik.

Sebagai salah satu puskesmas di Kabupaten Magelang, Puskesmas Kaliangkrik telah beberapa tahun mengimplementasikan Simpus. Tidak selalu lancar, tetapi cukup untuk membuat beberapa pengolahan data pasien menjadi lebih mudah. Letaknya yang dekat pasar Kaliangkrik juga membuat kunjungan pasien ke puskesmas ini lumayan banyak.

Kedatangan saya sendiri ke puskesmas setelah sebelumnya dihubungi petugas Simpus lama, mbak Eni, dan mbak Nida, petugas Simpus yang sekarang, untuk mulai memanfaatkan lagi implementasi Simpustu di loket pendaftaran. Sebenarnya sudah lama disediakan kabel dan komputer di ruangan loket, hanya saja pemanfaatannya belum maksimal untuk pendaftaran. Dan Mbak Eny, Mbak Nida serta staf loket mulai berniat untuk kembali menggunakan komputer yang tersedia.

Musim hujan yang memang sudah datang membuat cuaca cukup mendung, berangkat pagi, hujan yang turun membuat saya mulai memakai mantel hujan sejak melintasi kota Pakem. Perjalanan sangat lambat, hanya di kisaran 50 km/jam. Jalan basah plus mata yang agak ngantuk setelah semalam tidak tidur blas membaca kisah Nagasasra Sabukinten nya S.H Mintarja, membuat saya tidak berani ngebut seperti biasanya. Setelah sebelumnya mengantar orang yang bertugas menemani bapak pulang ke rumahnya di Windusari, saya pun langsung ke puskesmas. Pas ketika beberapa ratus meter sebelum puskesmas, hujan pun kembali datang. Untung tidak begitu deras. Dan kali ini, kedatangan saya disambut oleh suara seorang pasien yang dengan tegasnya menyapa.. “Siap…”, bahkan dilanjut dengan tiupan peluit yang dibawanya. Lumayan kaget juga. Baru kali ini seorang dengan mengenakan sepatu boot, kemudian topi hansip, menyambut kedatangan seorang Jojok.

Langsung seperti biasa saya masuk ke ruang komputer nyari mbak Eny. Hanya saja kebetulan beliau sedang ke posyandu sehingga otak-atik komputer selanjutnya ditemani mbak Nida. Eh tak tahunya bapak yang tadi menyambut saya menyusul ke ruangan komputer untuk menyalami dan menyapa dengan ramah “Mari pak mendaftar”. Saya hanya bengong dan menyambut salam beliau dengan tersenyum. Si Bapak langsung kembali ke ruang depan puskesmas dan ngobrol ditemani seorang staf puskesmas, sambil sekali-sekali berteriak “Siap….”. Mungkin melihat saya terbengong-bengong, mbak Nida bilang “Maaf mas.. itu bapak ada gangguan jiwa”. Oalahhhhh.. tiwas GeEr disambut sempritan peluit mantan tentara …ceritanya (dari staf puskesmas yang menemani beliau ngobrol ngalor ngidul) beliau pernah latihan terjun payung kemudian nyangkut di pohon selama beberapa hari, mungkin karena depresi atau karena hal yang lain, beliau mendapat masalah itu. Saya hanya bisa bilang “Kasihan ya pak …”. untung beliau tidak sampai mengganggu orang lain, hanya kadang-kadang menunjuk petugas puskesmas kemudian bilang “Itu istri saya…” Mbak Nida cerita itu sambil senyum kecut…

MBak Nida, petugas Simpus Kaliangkrik

MBak Nida, petugas Simpus Kaliangkrik

kembali ke Simpus …
Pelaksanaan Simpus di PKM Kaliangkrik ditunjang dengan dua komputer, satu di loket, satu lagi di ruang komputer yang dipakai oleh mbak Nida entry data. Jalur data pun biasa saja, resep/lembar registrasi dari luar gedung diserahkan ke mbak Nida untuk kemudian di entry. Untunglah hal ini sudah berjalan dengan lancar, proses penyerahan juga jarang terlambat, apalagi sudah ada kesepakatan dengan semua petugas medis tentang aturan serah terima resep.

Aturan serah terima register luar gedung. Memang harus tertib.

Aturan serah terima register luar gedung. Memang harus tertib.

Resep dalam gedung juga langsung di entry di ruang komputer, tetapi dengan dipasangnya kabel Simpustu ke Simpus, diharapkan entry data puskesmas induk bisa langsung dilakukan di loket pendaftaran.

Loket PM Kaliangkrik

Loket PM Kaliangkrik

Siang, sambil menunggu hujan reda, ternyata Bu Supiyati, Bidan Koordinator hadir di puskesmas. Mumpung beliau pas longgar, acara pelatihan dadakan untuk Simpus KIA pun langsung dilakukan. Beberapa tampilan dan output sempat diperlihatkan sehingga bu Supiyati bisa langsung mendapat gambaran kira-kira apa yang akan dilaksanakan dengan Simpus KIA. dan seperti biasa pertanyaan dan pernyataan beliau juga tidak jauh dari masalah apakah cakupan nanti akan terpengaruh dengan Simpus KIA ini, bagaimana data harus direkap, bagaimana data luar gedung nanti masuk.. Rame juga ngobrol dengan beliau, apalagi ternyata beliau juga kenal dengan beberapa teman lama ibu saya sesama bidan di Klaten. O iya, di puskesmas ini saya juga ketemu dengan salah satu putri almarhum teman sekolah ibu saya. Dulu waktu pertama kali mulai mendampingi Magelang dalam pelaksanaan Simpus, saya sempat cerita ke ibu kalau sudah jalan-jalan sampai daerah Kajoran, Kaliangkrik. Ibu titip untuk mencari teman lama di Sekolah Bidan dulu, Bu Saidah. dan ternyata beliau memang bertugas di Puskesmas Kajoran, sedang putrinya staf di puskesmas Kaliangkrik. Hanya saja Bu Saidah sudah wafat beberapa tahun yang lalu.

Kantong Persalinan, lengkap, besar ...

Kantong Persalinan, lengkap, besar ...

Hujan yang memang sepertinya lama berhenti akhirnya membuat saya memutuskan tetap pulang memakai mantel hujan. Maklum siang itu saya ada janji ke Jogja untuk mengevaluasi Simpus Web Based yang sedang digarap Albert dan Roy. Sayang, acara gagal. Gara-gara tidak pakai mantel yang model baju-celana, mantel model konvensional tidak memberi perlindungan maksimal kalau dipakai naik motor laki membuat celana panjang saya ikut basah sampai di bagian atas. Akhirnya saya pun langsung pulang, daripada nanti ada acara kerokkan..

Gara-gara basah dan kedinginan itu pula, plus mata kecapean membaca Nagasasra Sabukinten, dua hari badan jadi gak enak, sehingga rencana Selasa pagi ke Blora pun akhirnya saya batalkan. Mundur Kamis besok baru akan berangkat menengok puskesmas di sana. Dua hari pun akhirnya bisa dimanfaatkan ke Jogja untuk diskusi ringan dengan Albert dan Roy.

Sepertinya memang saya harus ndengerin kalau Ibu atau Bu Kris sering bilang “Jok… Eman-emanen awakmu”šŸ™‚ (terjemahannya : sayangilah body eh … badanmu…)

Siaaaapppp… laksanakan bu… !!!

16 Tanggapan

  1. Mas Jojok apa tdk capek keliling Indonesia? Tapi enak juga ya, bisa ngelencer terus.

  2. dinikmati saja pak..diniatinya dr awal memang jalan2 jd enjoy saja..itung2 latihan touring bsk kalau pake harley dah biasa hehe..

  3. Hormat grak!

    Siap laksanakan ndan… !!!

  4. Ouw oalah..sakit tow??lha gak minta surat ket sakit di pkm,jd’ny aq ga tw..mbk nida cantik tuh..naksir ya??:-D

  5. ssstttt… dilarang naksir mbak Nida.. nanti disemprit pak Tentara hehe…Sori mbak Mir, kemarin ke Blora nya mundur, tadi di Blora juga full di Sambong sama Jiken jadi belum sempat ke Medang. Mudah2an perjalanan berikut bisa sowan kesana..

  6. Biasanya keliling-keliling bawa sempritan (eh…salah), nantinya pulang kampung dapatnya disana… hehee jadi gak perlu jauh-jauh ya Mas. Simpuis itu yang perlu jauh-sejauh-jauhnya.
    Salam

  7. Amiennn… doakan Simpus saya sampai ke ujung Nusantara …

  8. Nah, kalo “yg itu” kira-kira gimana? He he

  9. “yg itu” ….? setuju ^_^

  10. “yang itu” belum pantas diceritakan :p

  11. Sy jg prnh kaget wkt ada orgil mantan tentara itu,,,

  12. nice blog…visit our blog:
    dipoteknikmagelang.blogspot.com

  13. kapan ke sawangan, Mas?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: