Melatih bu bidan Salaman II

Jumat, 26 Desember 2008, dari jam 8.30 saya sudah harus menghadapi dua bidan dari puskesmas Salaman II, Kabupaten Magelang.

Puskesmas Salaman II, ternyata ikut memberikan andil dalam ekonomi rakyat..

Puskesmas Salaman II, ternyata ikut memberikan andil dalam ekonomi rakyat..

Peserta kali ini berbeda dengan pertemuan pertama bulan puasa yang lalu, dimana semua bidan hadir untuk pengenalan. Sekarang hanya Bu Nur dan Bu Wiwik, sambil sesekali Bu Nyoman sebagai bidan koordinator ikut melihat proses belajar.

Bu Wiwik dan Bu Nur

Bu Wiwik dan Bu Nur

Bu Nur dan Bu Wiwik, memang yang ditunjuk untuk tahap awal ini menguasai entry data ibu hamil, dan beliau berdua sudah siap untuk segera mulai melakukan entry data ibu hamil yang sudah dicatat sebelumnya di lembar register yang baru. Modal nya cukup mendukung, sudah ada Laptop untuk program KIA di puskesmas ini. Sangat membantu daripada rebutan komputer lain yang ada di puskesmas. Dan seperti biasa, benar-benar harus ekstra sabar melatih bu bidan..untung beliau berdua sudah agak familiar dengan laptop, meskipun ngetiknya masih jurus dua jari..

Pur ikut mendampingi pelatihan

Pur ikut mendampingi pelatihan

Simpus KIA pun diinstall, dilengkapi data, dan mulailah beliau berdua belajar memasukkan data, tentunya tidak lupa bertanya setiap ganti kotak masukkan🙂 . Awal belajar, bisa dimaklumi, 2 jam belajar mendapat 3 data hehe.. begitupun, beliau berdua sudah sangat senang melihat pemetaan kehamilan dan beberapa output awal dari Simpus KIA. Sepertinya saya optimis implementasi di Salaman II bisa lancar kalau melihat semangat bu bidan berdua.. tinggal menunggu bidan lain menimba ilmu baru ini. Setelah pelatihan selesai, bersama Bu Nyoman beliau berdua telah merencanakan langkah pembenahan dan pelatihan untuk bidan yang lain.

6 Tanggapan

  1. untung yg dilatih baru 2 bidan mas, gimana klo 10, bisa pegal2 tuh …

    kebetulan hari ini tadi cuma dua, tapi biasanya memang di atas 10 pak kalau pelatihan di puskesmas. Simpus KIA ini mengharuskan semua bidan tahu programnya. Kalau pas rame-rame gitu lebih seru lagi, para bu bidan kalau guyon kadang juga gak kalah sama kita yang cowok hehe…

  2. kirain mas jojok sedang melatih bu bidan untuk bersalaman.. alias mo manten hi hih i…

    haha… wah iyo, tulisannya bersayap gitu. lha wong yang di latih dah ibu-ibu :p

  3. Nah….. latih ya…latih… habis latih apa ya ?? pulang kali.?
    Tapi memang melatih BUDAN (Ibu Bidan) rada asik-asik juga kok ya…Mas.
    Apalagi diskusi rumus persalinan… bisa kasih koreksi dikit.

  4. Siapa punya rumus asli perkiraan persalinan (NEGEL) ??
    saya menemukan kelemahan dari rumus tsb., makanya mau cek dulu aslinya bagaimana.
    Salam

    Ngitung HPL ya pak ? kalau gampangnya sih pak Agus dulu ngajari HPHT ditambah saja dengan 280 hari. Kalau bu bidan biasanya pake itu tuh, tanggal tambah sekian bulan kurangi sekian tahun plus minus sekian hehe.. kelemahannya apa ya ? kalau di Simpus saya blm sempat saya tambahkan utk cek tahun kabisat.. gampang sih, tapi mood mrogram lagi ilang blas😀

  5. HPL itu dia…. ada yang meleset saat saya test… cukup jauh pelesetannya… maka saya duga masih ada kelanjutan rumus itu untuk memperbaiki ketepatannya.
    saat saya peragakan… BUDANnya hanya melongo … bias…biasnya .

  6. nah sekarang gini pak, HPL itu sendiri kan mengacu ke HPHT, Hari Pertama Haid Terakhir kalau gak salah. Nah ibu-ibu itu saja banyak yang dah gak tau kapan HPHT nya, jadi kalau meleset maju mundur beberapa hari itu masih bisa di toleransi. Jarang ada HPHT yang tepat. Namanya juga Hari Perkiraan Lahir hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: