Menyiapkan Merger Sukoharjo.

Mas Yuda, Mas Jojok, Pak Benny membuka pertemuan

Mas Yuda, Mas Jojok, Pak Benny

Minggu lalu, saya kembali ke Sukoharjo, untuk bertemu semua pengelola Simpus dan staf Subdin Data dan Informasi Dinas Kesehatan yang baru. Pertemuan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan puskesmas-puskesmas di Sukoharjo sebelum dilakukan penggabungan data antar puskesmas yang mengalami merger. Memang proses merger ini bersamaan dengan mulai berlakunya SOTK yang baru, sehingga bisa dikatakan secara organisasi memang ada perombakan struktural, dan mau tidak mau berimbas pada perubahan pada Simpus yang harus dilakukan dengan cermat.

Pertemuan ini sendiri memang sudah lama saya nantikan. Dinas Kesehatan Sukoharjo terbilang rajin untuk urusan Simpus ini, sehingga tanpa sering meminta saya presentasi atau keliling puskesmaspun, mereka sudah bisa mendampingi puskesmas untuk implementasi Simpus. Pendampingan yang Pak Tri akui juga cukup bikin pusing karena butuh proses yang lama dan harus sabar menghadapi puskesmas dengan segala problemnya.

Para pengelola Simpus Sukoharjo

Para pengelola Simpus Sukoharjo

Yang membuat saya cukup salut, ternyata pengelola yang kemarin datang, lebih dari 70% merupakan wajah baru, yang dulu belum pernah saya latih sendiri untuk menjalankan Simpus. Sebagian besar pengelola lama sudah ganti, atau pindah ke tempat lain. Pernah saya ke suatu puskesmas, ketika menemui pengelola Simpus, beliau tidak kenal saya, dan saya pun juga gak ingat apakah pernah melatih staf yang bersangkutan. Baru setelah ngobrol ketahuan kalau memang staf yang menjalankan sekarang memang staf yang baru.

Senang rasanya bahwa Simpus bisa berjalan dengan pendampingan dari Dinas Kesehatan tanpa saya harus blusukan melatih orang yang baru. Memang di beberapa puskesmas implementasi Simpus baru sebatas entry data dan membuat beberapa pelaporan, belum sampai tahap “membaca data intelejen kesakitan” yang masuk (mengutip istilah Pak Anis di seminar kemarin), menganalisa data, atau mendiskusikan epidemiologi dengan Simpus. Juga masih banyak yang belum sampai mengoptimalkan Simpus untuk pelayanan di loket.

Wajah baru Pengelola Simpus Sukoharjo

Wajah baru dan lama Pengelola Simpus Sukoharjo

Pertemuan kemarin dipimpin langsung oleh Pak Benny, yang juga staf baru di bagian data ini. Beliau adalah Kasie Informasi dan Data Kesehatan yang baru.ย  Alhamdulillah senang sekali melihat beliau begitu bersemangat untuk lebih mengembangkan Simpus, bahkan di pembukaan beliau menyampaikan beberapa rencana pengembangan ke depan, antara lain melengkapi perangkat di puskesmas, membangun jaringan intranet puskesmas, dan termasuk membangun menara-menara wifi, hal yang kemudian sedikit saya “sarankan” untuk dipertimbangkan lagi๐Ÿ™‚. Disampaikan juga beberapa permasalahan baru yang dihadapi sehubungan dengan perubahan struktur dan jumlah puskesmas yang juga berubah di dinas kesehatan. Untuk itulah beberapa pembenahan harus dilakukan dengan terlebih dahulu dilakukan kesepakatan dengan semua puskesmas, sehingga proses transisi bisa berjalan dengan lebih lancar.

Acara lebih banyak bersifat diskusi dan sharing cerita, sebelum akhirnya disepakati beberapa hal yang harus dilakukan berkaitan dengan rencana merger data dan puskesmas. Beberapa hal yang akhirnya disepakati :

  • Proses merger dilakukan dengan bertahap, dan langsung dilakukan oleh puskesmas yang bakal bergabung.
  • Proses penggabungan dimulai dengan kesepakatan antara puskesmas yang bakal di lebur. Kesepakatan terutama dalam hal kode-kode dasar, serta proses pelaporan yang bakal dilaksanakan, dan tentunya harus sepakat kapan mulai dijalankan proses merger ini.
  • Secara teknis, beberapa hal disepakati antara lain :
  1. Kode baru disepakati bersama, antara lain : kode petugas, kode desa/dusun, kode tempat periksa.
  2. Nomer index pasien tidak perlu dirubah.
  3. Proses entry data tetap dilakukan di masing-masing puskesmas. Hanya saja di puskesmas II, entry data harus dilakukan di program Simpustu.
  4. Nomer index pasien puskesmas II juga tidak dikirim ke Puskesmas I.
  5. Pelaporan ke dinas kesehatan dilakukan oleh Puskesmas I.

Gambaran perbedaan yang sederhana adalah sebagai berikut :

Gambaran alur pelaporan

Gambaran alur pelaporan

Hal yang menarik, ternyata puskesmas kedua yang notabene nantinya berubah menjadi level puskesmas pembantu, ternyata tetap ingin melakukan pengolahan data dan analisa data untuk internal puskesmas sendiri, sehingga untuk saat ini mereka tetap ingin Simpus Utama berjalan seperti biasa. Agaknya mereka meng-amin-i istilah saya, masih ada ego di masing-masing puskesmas hehe…

Pertemuan sudah berjalan, kesepakatan sudah ada, tinggal pelaksanaan. Mudah-mudahan berjalan lancar. Mohon doa restu nya untuk menempuh hidup baru di puskesmas Sukoharjo.

13 Tanggapan

  1. G’d Luck

  2. thx.. sabar ae, nanti lama2 kabupaten mu pasti ada Simpus.๐Ÿ™‚ yang jelas perjalanan menyusur gunung gak sejauh ke Blora hehe..

  3. sukses ya.

    Makasih…mudah2an lancar..
    btw link nya kok gak aktif ya ?

  4. Sukses deh Mas Jojok…
    BTW Puskesmas Mojoagung sama rumahnya ponari itu masih 25-30 kilo an, yang benar kalo Puskesmas daerahnya ponari itu Puskesmas Megaluh. Ralat aja ya mas…jangan marah.
    Kalau Puskesmasnya daerahnya Ryan itu ikut Puskesmas Tembelang.
    Ntar dikirain se Jombang dilayanin sama Puskesmas Mojoagung semua๐Ÿ˜€

  5. Terima kasih bu dokter…
    tenang saja saya orangnya gak gampang marah, sabar, baik hati dan jelas tidak sombong kok….

    sudah saya edit tuh, tetep saya tulis adik kecil itu biar lebih menarik orang untuk klik.. kan itu salah satu trik๐Ÿ˜‰
    (praktek dari ilmunya hehe…)

  6. Ehem…. waduh pakarnya Simpus makin eksis aja yach….
    Sip dah untuk mas jojok….

    By the way…. masih setia dengan laptopnya ne….๐Ÿ˜€

  7. matur nuwun mas…kebetulan saya tipe setia… setia dimana-mana hehe…

  8. Fotonya baru ya mas…. waduh…. gk pernah jauh ama yg namanya laptop ne….๐Ÿ™‚

    Udah kayak istri aja…. gk bisa jauh2 dan selalu dipencet tombolnya…. apalagi skrng udah bisa Online 24.
    Non stop dech mencetnya…. He….๐Ÿ™‚

    • lho.. laptop kan gak protes diapain saja hehe.. mau pingin kayak siapa saja juga bisa, dalam pose apa saja haha…dipencet terus jg gak komplen… :p
      eh skrg malah mainan tambahan mas, kalau keliling pkm rasanya pgn update antivirus, itung2 bantu pkm biar lebih aman.. ini juga onlen di Pkm Srumbung, abis update av

  9. Kembali ke laptop <—
    Mas Jojok ini sekarang selain jadi juragan bebek (yang cuman 3 ) tapi juga kembali ke ” Bukan Empat Mata” ya๐Ÿ˜€
    Ditunggu lho kunjungannya ke Mojoagung.

    • ssssttttt… jangan ngobrolin juragan bebek bu disini, ada juragan bebek lain yang mungkin ikut baca..๐Ÿ˜€

      Ke Mojoagung siap bu, mudah2an dalam waktu dekat, kebetulan Kota Mojokerto ada yang habis kontak kemarin masalah SImpus. Siap-siap belajar Simpus Onlen nya Mojoagung…

      eh jangan lupa juragan sate kambingnya disiapin hehe.

  10. buat seluruh the jo-mania (raharjo mania), kabupaten sukoharjo menanti masukan, saran, dan ide-ide segar Anda semua.
    kita masih harus kelayapan ke seluruh antero kabupaten untuk menyamakan jadwal dan kesepahaman antara 2 puskesmas yang merger
    wuihhhh
    asyiknya ketemu dgn bidan-2 desa……………

    • wealah, baru tau toh asiknya keliling puskesmas๐Ÿ˜‰
      kapan jadwal komplet terkumpul ? minggu depan saya rencana ke wonogiri sama sukoharjo… manfaatkan kunjungan saya semaksimal mungkin (mode pejabat…)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: