Memulai Simpus : Pilih Simpusnya (2)

Cukup lama saya menyimpan kelanjutan tulisan tentang tahap memulai Simpus, yaitu tentang memilih Simpus yang paling cocok untuk puskesmas. Maklum, posisi sebagai pedagang asongan Simpus, bisa membuat saya tidak fair menulis tentang konten itu hehe… langsung saja bisa saya tulis.. “Dengan modul yang masih apa adanya, Pilih Simpus Jojok!”.

Tumpukan yang biasa ditemui di puskesmas, salah satu sumber data Simpus

Tumpukan yang biasa ditemui di puskesmas, salah satu sumber data Simpus

Setelah menimbang, mengingat, dan juga meyakinkan bahwa saya masih bisa menahan diri untuk tetap fair dalam menulis, akhirnya memutuskan juga untuk melanjutkan tulisan tentang Memulai Simpus : Pilih Simpusnya (2). Tentunya mohon maaf sebelumnya, kalau nanti dalam tulisan ini masih ada sedikit senggolan tentang Simpus Jojok hehe…

Baca lebih lanjut

Iklan

Bulan kering, datang ke Kutawis maning

Sebagai programer merangkap trainer, superviser, mengaku biker, bulan Juli (harusnya sih Juni, cuma musim tahun ini memang agak aneh) seperti biasa adalah permulaan kegiatan rutin harian yang cocok untuk berkeliling puskesmas. Hujan, jelas sudah kecil kemungkinan turun, sehingga bulan ini, banyak perjalanan yang bisa dijadikan cerita. Hanya saja rasa capek setelah seharian atau  beberapa hari di jalan membuat kegiatan mengetik cerita di blog menjadi hal yang sangat berat. Maklum, pulang siang hari kadang sore, syukur-syukur bisa dilanjut bobok siang, malam hari biasanya sudah susah mencari bahan untuk diketik, plus persiapan kondisi buat perjalanan besok hari.

Selama bulan Juli ini, beberapa kegiatan dan perjalanan saya lakukan. Awal bulan, perjalanan dimulai dua hari melawat ke Cilacap, menghadiri acara pernikahan ponakan, diteruskan dengan perjalanan pulang melalui Purbalingga, untuk kembali bertemu dr. Indiyanto Chandra, Kepala Puskesmas Kutawis.

Apa saja yang didapat dalam perjalanan awal Juli?  Satu hal yang paling berkesan adalah ketika menengok Puskesmas Kutawis… Apa yang membuat saya begitu terkesan ?? silahkan lanjutkan…
Baca lebih lanjut

Puskesmas Selo, di sela-sela gunung

Salah satu lokasi puskesmas yang paling menyenangkan untuk dilewati adalah puskesmas yang berada di gunung. Mengendarai motor, jauh dari membosankan kalau kita melalui jalur berkelok-kelok dengan kontur tanah yang naik turun. Apalagi ditambah jalan halus dan mulus, lengkap dengan hawa dingin, sejuk, segar, dijamin betah.

Puskesmas Selo adalah salah satu puskesmas yang memenuhi itu semua. Salah satu puskesmas yang berada di wilayah Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali ini, menjadi salah satu puskesmas yang membikin betah kalau sedang didatangi. Terletak persis di antara gunung Merapi dan Gunung Merbabu, untuk ke tempat ini bisa melalui Kota Boyolali, atau melalui Kecamatan Mungkid di Kabupaten Magelang.

Selo adalah salah satu tempat wisata yang mulai dikembangkan secara intensif oleh Pemerintah Jawa Tengah, menjadi jalur wisata baru Sosebo, Solo-Selo-Borobudur. Di daerah yang juga menjadi salah satu tempat titik awal pendakian ke Gunung Merapi atau Gunung Merbabu, mulai banyak tempat-tempat menginap (home stay) dan juga beberapa tempat untuk kegiatan-kegiatan wisata lain.

Pos Pendakian Gunung Merapi

Pos Pendakian Gunung Merapi

Kembali ke Simpus ah… sebelum blog ini jadi promosi obyek wisata 😀

Baca lebih lanjut