Melongok Puskesmas Paranggupito

pkm paranggupito

Puskesmas Paranggupito, Kabupaten Wonogiri

Paranggupito, adalah satu wilayah di pojok selatan Kabupaten Wonogiri. Merupakan pemekaran dari Kecamatan Giritontro, berada di wilayah pantai Selatan. Berbatasan dengan Kabupaten Pacitan disebelah timur, Samudera Indonesia di selatan, dan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di arah barat. Jarak dari pusat kota sendiri lumayan jauh, sekitar 75-80 km.

Simpus Jojok sudah mulai dipakai di Puskesmas Paranggupito beberapa tahun terakhir. Kebetulan juga puskesmas ini salah satu kloter terakhir dari tiga tahap pelatihan Simpus di Wonogiri. (hehe.. asal tahu saja, pengadaan Simpus memang kadang bertahap, sesuai kondisi puskesmas). Dan syukurlah proses entry data sudah bisa berjalan dengan lancar, menggunakan satu komputer dan satu laptop yang digunakan untuk Simpustu.

kapus

Plt. Kepala Puskesmas Paranggupito, dr. Abdul Mursyid

Nah ini cerita perjalanan saya ke Paranggupito…

Serangkaian dengan acara instalasi Simpus KIA di puskesmas se Wonogiri, dari awal memang saya pesan ke team Simpus kalau untuk Puskesmas Paranggupito saya sendiri yang bakal instal. Maklum, jaraknya yang 90 an km dari rumah, melewati Piyungan, Wonosari, Pracimantoro, sangat asyik untuk dijadikan jalur naik motor. Biasanya saya melewati jalur Cawas, Manyaran, Wuryantoro, Eromoko, Pracimantoro. Ternyata selisih 10 km an, lumayan. Jarak yang lebih pendek ini saya dapatkan pada perjalanan terakhir kemarin, Sabtu 8 November 2009.

Pagi, dengan perhitungan yang ternyata salah itu, ternyata berangkat jam 5.30 dari rumah membuat saya datang lebih awal dari staf lain. Jalur yang saya lewati memang relatif sepi, jalan mulus, kecepatan bisa stabil (stabil kenceng maksudnya), dan tentunya lebih dekat. Pintu puskesmas masih terkunci, baru ada yang nyapu halaman. Daripada menunggu, saya bablas ke Pantai Sembukan yang jaraknya cuma 5 km dari puskesmas. Lumayan pagi-pagi sudah bertamasya…🙂

dolandulu

Mampir dulu di Pantai Sembukan

Kembali ke puskesmas, saya pun segera menuju ke ruang komputer. Dan ternyata masalah sudah menumpuk, dari hilang data, data kedobel, kemudian database yang tercopy dimana-mana, harus pelan-pelan membenahi. Beruntung staf puskesmas sangat antusias dengan Simpus, banyak pertanyaan dan hal-hal yang ditanyakan untuk pengolahan data.

ruang komputer paranggupito

Ruangan komputer Puskesmas Paranggupito

Kemampuan operasional komputer juga sudah lebih dari cukup. Hal itu juga terbukti ketika saya memasang modem untuk online, dengan sigapnya mereka ndaftar antri untuk online… update facebook !!! Fenomena fesbuk pun memang top, terbukti bisa masuk sampai pelosok daerah. Alhasil, saya sendiri malah gak sempat online. Gak tega melihat keasyikan melihat dan mengomentari  (dan tidak lupa mengomeli ) foto mantan pacar terganggu.  (hehehe… maap guyon bu…)

Merenungi mantan pacar

hmmm... ternyata emang Mas Simpus lebih ganteng daripada mantanku... syukur deh...

Hampir 3 jam saya di puskesmas ini, membenahi data, mengajari filter data, menunjukkan trik-trik pengolahan data dan ngobrol-ngobrol dengan pak Mursyid, Kepala Puskesmas Paranggupito. Saya memberikan beberapa masukkan kepada beliau, terutama untuk membenahi penomoran rekam medis. Memang beliau sempat juga menyampaikan kondisi puskesmas dengan keterbatasan sumber daya yang minim, sehingga kadang berat untuk melakukan proses administrasi yang maksimal.

fesbuker kedua

Mau pulang, weittttt... fesbuker sudah ganti personel hehe...

Selesai semua pekerjaan, saya pamit dan menuju puskesmas kedua, Giriwoyo II. Bagyo kemarin keliru mengupgrade Simpus Wonogiri dengan Simpus yang lain, sehingga harus di upgrade kembali. Selesai mengupgrade, saya nyantai ngobrol-ngobrol dengan ibu-ibu staf puskesmas, menikmati bakmi goreng seperti biasa, sambil juga memberikan masukan untuk membenahi rekam medis.

kumpul-kumpul

ngobrol-ngobrol setelah jam pelayanan... Puskesmas Giriwoyo II

Karena molor, rencana keliling 5 puskesmas akhirnya hanya mendapat 2 puskesmas. Jam 12.30 siang, saya pamit dan langsung pulang. Kali ini jalurnya memilih jalur dadakan, hasil cerita Bagyo dan Pur sebelumnya, yaitu melewati area waduk Gajah Mungkur yang mengering karena kemarau. Untuk melewati daerah ini, dari Giriwoyo, terus ke Baturetno, nah nanti ada perempatan belok kiri, itulah jalan ke arah Eromoko melewati desa Glesung. Cukup memotong jarak juga jalur lewat daerah ini.

Tidak lupa mejeng

Area Waduh Gajah Mungkur sebelah selatan, kalau musim kemarau... panas e pol...

Hanya saja, gara-gara panas selama perjalanan yang memang cukup menyengat selama beberapa jam perjalanan, membuat saya sempat ‘dehidrasi’, nggliyer di perjalanan pulang, memaksa mampir toko swalayan untuk beli 2 botol minuman. Dan esoknya, karena kecapean, butuh 3 hari lagi untuk istirahat gara-gara tensi drop…

 

 

10 Tanggapan

  1. wah, ada peluang bisnis bagus nih
    buka counter warnet berjalan di sepanjang pantai Wonogiri
    biar petugas puskesmas bisa FB
    wkwkwkkwkwkw
    jangan-jangan tahun depan pasang tower, buat internet-an
    (ssst, jangan keras-2, ntar kedengaran ama yang hobi proyek)….

    • weh… kreatif :p
      di Wonogiri sudah ada beberapa tower kok mas, tapi untuk SImduk, dipasang di kecamatan. sebenarnya bisa dimanfaatkan jg oleh puskesmas untuk mengirim data… tinggal MOU nya saja🙂

  2. Sip maju perut pantat mundur hehehe..ngomong2 kui neng pantai le foto sopo?mbak bidan?hehehe

    • jadi curiga bener sama cerita Padhe Aryo kemarin, ngakunya masuk klub fotografi, jangan-jangan cuma memang mau motret wilayah wudel dan sekitarnya punya model2 itu..

      omong2 di klub gak ada cara make timer toh? hahaha…

  3. salam kenal neh dr paranggupito…………….wah dah jjl keliling paranggupito neh?

  4. saya orang asli paranggupito mas,,paranggupito memang ndeso bgt tapi orangnya kota2,hee,,,hee wah kalaau buka bisnis warnet di pgp tak jmain laris manis,

    • wah budaya kota memang dah jauh masuk ke pelosok kok mas hendra🙂
      matur nuwun sudah mampir blog saya… segera saja diresmikan warnet nya, asal gak nyediain pilem2 A dan L serta C hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: