Susahnya menulis lagi

Menunggu mas Jojok nulis...

Gak terasa, beberapa bulan sudah saya kehilangan mood untuk menulis di blog. Entah kenapa pelajaran jaman sekolah pas SD dulu terulang lagi. Mengarang itu susah. Mungkin beberapa kesibukan terdahulu menjadi penyebab yang utama, terlalu banyak keluar kota, mengurus beberapa dokumen, serta sempat sakit tipus (atau DB ya??) beberapa minggu sepulang dari Bangka Barat, menjadikan blog menjadi sedikit terlantar. Sakit yang membuat saya terpaksa istirahat satu bulan penuh dari kegiatan Simpus Jojok.

Upload foto-foto saja ahhhhhhh….

Baca lebih lanjut

Iklan

Memulai Simpus : Pilih Simpusnya (1)

Bagian pertama dari memilih Simpus

Langkah berikutnya, setelah bapak ibu sodara membaca tentang kendala yang bakal dihadapi dalam implementasi Simpus, kemudian membenahi kendala yang ada, adalah untuk memilih aplikasi apa yang bakal di pakai di puskesmas. Dan katanya sih, memilih Simpus itu seperti memilih jodoh, gampang-gampang susah. Entah benar apa ndak yang saya alami sih susah terus hehe…

Bukan hal mudah karena saat ini telah banyak pilihan, baik pilihan untuk mengembangkan sendiri aplikasi, seperti yang telah dilakukan oleh Puskesmas Gurah, Kutawis, Dinkes Purworejo, Dinkes Ngawi, Dinkes Karanganyar, Surakarta, dan beberapa puskesmas/dinas lainnya. Atau bisa juga mengadakan proyek Simpus, seperti yang telah dilakukan oleh … (ini sih isinya banyak banget, gak etis kalau saya tulis karena nasib proyeknya sendiri sudah gak karuan tanpa hasil) atau membeli dari pihak lain (mungkin Simpus Jojok ^_* hehe…).

Nah ada banyak hal-hal yang membuat puskesmas atau dinas kesehatan mau tidak mau harus dalam kondisi harus memilih. Masalah ini pernah saya sampaikan ketika memberikan materi untuk salah satu seminar di Yogya.

Kira-kira apa saja sih kondisi-kondisi itu ??

Baca lebih lanjut